Siapa Fethullah Gulen, Sosok Tertuduh di Balik Kudeta Militer Turki

Profil Fethullah Gulen

Fethullah Gulen

ISTANBUL – Pasca gerakan kudeta faksi militer Turki, nama ulama terkemuka, Fethullah Gulen (75) terus menjadi perbincangan banyak pihak, baik di Turki maupun di dunia internasional. Nama Gulen kembali mencuat setelah Presiden Erdogan menuduh pendiri Gerakan Hizmet itu sebagai sosok utama di balik kudeta militer Turki.

Tudahan serupa bukanlah yang pertama didapat Gulen. Sebelum ini,  Gulen sempat dituduh menggerakkan investigasi terhadap skandal korupsi dan suap yang menimpa orang-orang terdekat Erdogan.

Siapa sebenarnya Fethullah Gulen. Benarkah ulama kharismatik itu adalah otak di balik kudeta militer di Turki. Pada kali ini, Sputnik Indonesia akan membahas gerakan dan perjalanan politik Fethullah Gulen.

Mengenal Ulama Kharismatik Turki, Fethullah Gulen

Muhammad Fethullah Gulen lahir di Korucuk, Erzurum, Turki timur pada tanggal 11 November 1938. Selama ini, Gulen dikenal sebagai sosok yang sangat berpengaruh di Turki dan juga di seluruh dunia.

Majalah paling populer di AS, majalah Foreign Policy menempatkan ulama kharismatik itu sebagai orang paling berpengaruh di dunia pada Mei 2008. Selain itu, majalah terkemuka lainnya, TIME juga meletakkan Gulen sebagai orang paling berpengaruh di dunia pada tahun 2013.

Gulen juga menerima Nobel Perdamaian Manhae 2013, Gandhi King Ikeda tahun 2015, Nobel Perdamaian 2011 dari Institut Timur Tengah yang berbasis di New York.

Berkat kerja keras Gulen, gerakan serta pemikirannya telah tersebar ke berbagai penjuru dunia terutama di Turki dan Asia Tengah. Karena itu, dalam khazanah intelektual Islam, nama Gulen bukanlah sosok baru.

Setelah terjadi perselisihan dengan Presiden Erdogan, pada tahun 1999, Gulen pergi mengasingkan diri dari Turki menuju Amerika Serikat (AS). Saat ini, Gulen menetap di Saylorsburg, Pennsyvlania.

Ideologi dan Pemikiran Pendiri Gerakan Hizmet

Berdasarkan ideologi pemikiran, Gulen dapat digolongkan sebagai seorang ulama moderat. Sebab, ia selama ini menganut mazhab Sunni dan fiqh Hanafi yang dikenal inklusif dan moderat.

Karena itu, Gulen mengutuk keras tindakan terorisme dan mendukung Islam moderat. Bahkan, Gulen sempat bertemu dengan Paus Yohanes Paulus II di Vatikan pada 1990-an dan para pendeta Kristen di Turki untuk menjalin dialog lintas agama.

Sebagai ulama terkemuka, Gulen memiliki pengikut setia yang dikenal dengan Gulenists di Turki. Selama ini, gerakan Hizmet telah mendirikan ratusan sekolah, pusat bimbingan gratis, rumah sakit, dan sejumlah gerakan kemanusiaan yang beroperasi di lebih dari 100 negara.

Komitmen Gulen terhadap dialog dalam menyelesaikan konflik telah menginspirasi Gerakan Hizmet di seluruh dunia. Fethullah Gulen dan anggota Hizmet selama ini juga diketahui dengan komitmen mereka terhadap toleransi, demokrasi, antianarkisme, dan menentang agama dijadikan ideologi politik.

Pada 1994, Gulen mengeluarkan pernyataan tegas bahwa Turki dan seluruh dunia harus menganut ajaran demokrasi karena tidak ada jalan lagi saat ini kecuali menerapkan demokrasi menjadi sebuah sistem di suatu negara.

Bahkan, pasca pemboman World Trade Center (WTC), Gulen mengecam keras tindakan tersebut dan menyebut “Seorang Muslim sejati bukanlah seorang teroris dan teroris tidak akan dapat menjadi seorang Muslim sejati”.

Pasca Kudeta Militer, Gulen Pelaku atau “Kambing Hitam” ?

Setelah gelombang kekerasan meningkat akibat kudeta militer, Presiden Erdogan langsung menunjuk Gulen sebagai dalang di balik rencana penggulingan pemerintah. Bahkan, Erdogan menyeru kepada Barack Obama agar mengekstradisi Gulen karena ia adalah pelaku utama di balik gerakan kudeta militer.

Tuduhan tersebut langsung dibantah oleh Gulen. Bahkan, ia kembali menuduh Erdogan dan anggota partai berkuasa berada di balik kudeta tersebut. Gulen menegaskan tidak sedikit pun ikut campur dalam aksi kudeta termasuk sebagai perencana.

Tindakan tersebut juga disangkal oleh para pendukung Gulen dari Alliance for Shared Values on Development di Turki .

“Selama lebih dari 40 tahun, Fethullah Gulen dan anggota Hizmet telah menunjukkan komitmen mereka pada perdamaian dan demokrasi. Kami mengutuk setiap intervensi militer dalam politik dalam negeri Turki. Komentar oleh kalangan pro-Erdogan tentang gerakan Hizmet sangat tidak bertanggung jawab,” ujar kelompok tersebut, sebagaimana dilansir CNN, Rabu (20/7/2016).

Sejarah Perseteruan antara Gulen dan Erdogan

Gerakan Gulen pada awalnya merupakan pendukung utama Presiden Erdogan. Bahkan, Gulen adalah sosok penting di balik suksesnya perjalanan politik Erdogan. Pendukung Gulen di sejumlah institusi pemerintah ikut mendukung pembersihan anggota militer yang terduga merancang upaya kudeta terhadap Pemerintah Turki.

Persahabatan antara Gulen dan Erdogan kemudian berubah menjadi permusuhan. Itu disebabkan Ggerakan Gulen dituduh melakukan percobaan kudeta pada Januari 2014 di Turki. Bahkan, Gulen dan pendukungnya disebut Erdogan sebagai virus dan racun yang berbahaya dalam Pemerintahan Turki.

Tudahan serupa juga datang dari para petinggi Partai AKP. Mereka menuduh gerakan Gulen sebagai virus yang telah meracuni institusi kepolisian dan peradilan Turki karena ikut merencanakan tuduhan korupsi terhadap sejumlah teman dekat termasuk putra Erdogan sendiri.

Khawatir atas gerakan Hizmet, Pemerintah Erdogan akhirnya melakukan pembersihan para pendukung Gulen di institusi kemiliteran, kepolisian dan kehakiman termasuk para jurnalis dan media masa yang mendukung Gulen.

Bahkan, dalam kudeta militer 15 Juli 2016, Erdogan tanpa ragu menunjuk ulama terkemuka Turki itu sebagai perencana atau otak di balik gerakan tersebut. Karena itu, Presiden Erdogan meminta kepada AS agar secepatnya mengekstradisi Gulen  dan menyerahkannya kepada Pemerintah Turki.

PM Turki, Binali Yildirim mengaku memiliki bukti kuat bahwa Gulen adalah dalan di balik gerakan kudeta terhadap Presiden Erdogan baru-baru ini. Pengakuan itu berasal dari tentara pemberontak yang berusaha mengambil alih kekuasaan dari Erdogan.

Terima kasih sudah membaca artikel tentang “Siapa Fethullah Gulen, Sosok Tertuduh di Balik Kudeta Militer Turki

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s